Cinta ….
Apakah arti cinta sebenarnya telah kita ketahui, sedangkan kita tak mau mengkaji arti cinta tersebut. Adalah cinta kepada sesuatu (barang) yang menarik hati dan menjadi suatu ketertarikan tersendiri sehingga terkadang kita melupakan hal lain demi cintanya terhadap sesuatu (barang) itu.
Apakah juga cinta hewan binatang piaraan atau sejenisnya yang dengannya hati merasakan ketenangan dan juga dijadikan inspirasi bagi hidupnya untuk membangga-banggakan binatang piaraan miliknya itu dan menganggap orang lain dirasa rugi karena tidak memiliki binatang piaraan sepintar, secerdik, seindah binatang piaraan itu.
Apa pula yang dikatakan cinta muda-mudi yang mengatakan dengan cinta dunia serasa milik mereka berdua. Apakah cinta yang demikian merupakan kecintaan yang haqiqi dan tak ada lagi batasan untuknya. Cinta yang terkadang membawanya kepada kehancuran dunia dan mengakhiri hidupnya hanya untuk bercinta saja. Disanalah terkadang kita tidak mengetahui arti cinta sebenarnya. Hanya dengan membangga-banggakan pasangan yang mereka anggap suatu anugerah yang turun dari langit dan diberikan oleh sang pencipta untuknya. Namun semua itu hanyalah akan menjadi bualan yang jika telah mereka ketahui bahwa anugerah itu bukan miliknya dan anugerah itu milik orang lain, dalam tanda kutip ”cintanya terlarang” entah di ambil orang, ataupun ketidak cocokan antara keduanya.
Akankah cinta itu demikian hanya dengan iming-iming cinta mereka telah melakukan apa saja untuk sang terkasih dan tiada batasan lagi baginya, dengan harapan bila aku telah memberikan segalanya untuknya maka, akan kuterima cinta sejati yang telah susah payah aku perjuangkan.
Sudahkah kita melihat diluar sana banyak remaja-remaja kita yang memiliki fikiran yang tak lagi mengikuti aturan-aturan norma yang telah tertata rapi dalam tatanan Al-Qur’an dan Al-Hadist. Satu kutipan larangan allah untuk mendekati ZINA. Namun banyak diantara kalangan remaja telah melanggarnya dengan melakukan ZINA. Semoga allah mengampuni dosa mereka yang sengaja ataupun dengan tanpa sengaja melakukan perbuatan Zina.
Apa yang telah kita lakukan untuk menyadarkan umat islam yang telah salah dalam mengambil jurusan kemana ia akan pulang, kepangkuan Allah SWT atau kepangkuan Setan.
Cobalah kita mulai dari diri kita sendiri, cobalah untuk menjaga keimanan kita kepada allah dengan tidak mengerjakan larangan-larangan Allah SWT. Kita coba untuk melakukan bisnis MLM dengan bisnis menjaga kemimanan. Mulai dari diri kita mencoba lalu mengamalkan, dan tanpa disengaja dengan kita mengetahui faedah dari apa yang kita amalkan maka mulut dengan segenap jiwa raga akan secara otomatis menawarkan kepada keluarga dan kerabatnya, dan setiap kerabat memberikan pengetahuan kepada keluarga dan kerabatnya yang lain dan begitu seterusnya. Dengan demikian tidak menutup kemungkinan semua umat islam akan dapat merasakan nikmatnya bila hidup ini selalu berdampingan dengan iman, islam, ihsan serta ta’at kita kepada Allah SWT. Dan semoga bisnis yang kita jalani ini diridhoi Allah SWT.Amin…..