Tag

, , , , , , ,

  1. Bagaimana proses terjadinya hemothorak?jelaskan scara singkat

Jawab : hemothorax adl adanya darah yang masuk dalm rongga thorak,kebanyakan hal ini terjadi karena trauma yg menyebabkan ruda paksa,dmn krn ruda paksa yg mengenai thorak kn menyebabkan terjadinya robekan PD di intercostal, PD jar. Paru2, shg terjadi perdarahan didaerah jaringan interstitium, intraalvoeler diikuti kolaps kapiler kecil2 yang menyebabkan atelektasis paru.

2. Mengapa bisa terjadi anemia?

Jawab : sudah jelas bahwa hemothorak itu adanya darah dlm thorak, biasanya krn trauma.Apabila perdarahan tsb terus menerus & tdk cpat mendpat penanganan yg tepat, maka aliran darah ke paru2 menurun, tekanan perifer paru meningkat, kebutuhan dalam paru2 meningkat namun tdk dapat dipenuhi secara optimal. Di dlam darah banyak komponen yg berperan salah satunya Hb, jika perdarahan terus menerus, HB kn ikut keluar bersama darah2 tsb, shgg komponen Hb menurun èanemia

3. Apakh bisa terjadi komplikasi?

Jawab : bisa, slah 1 contohnya Pneumothorak ( adanya udara di dalam rongga pleura ), hal ini terjadi apabila trauma mengenai rongga pleura, tekanan intrapleural negatif shg udara bisa masuk bebas yg menyebabkan paru2 kolaps

4. Knp bisa terjadi nadi cepat / lemah?

Jawab : nadi cpat / lemah itu merupakan tanda usaha jantung yg bekerja untuk memenuhi kebutuhan darah di paru2, apabila perdarahan dlm jmlh banyak secara otomatis kebutuhan O2 darah juga banyak, maka jantung kn memompa darah dengan cpt shgga nadi cepat. Nadi lemah itu terjadi apabila kebutuhan darah diparu2 sangat banyak tapi kerja jantung menurun krn mengalami g3uan penurunan curah jantung.

5. Kapan seseorang itu diperlukan pemasangan selang dada pada kasus hemothorak?

Jawab : selang dada digunakan sebagai drain untuk udara / cairan, biasanya dilakukan hemothorak sedang ( darah 300-800 cc yang keluar ), krn dlm keadaan tsb tekanan pleura meningkat terus mendesak paru2 yang menyebabkan pertukaran gas berkurang èsesak napas yg progresif

6. Mengapa mengambil dx keperawatn yg utama ketidak efektifan pola napas bukan pertukaran gas?

Jawab : keidak efektifan pola nafas adalah keadaan ketika seseorang individu mengalami kehilangan ventilasi yang aktual atau potensial yang berhubungan dengan perubahan pola bernafas. Disini sudah jelas bahwa hemotorak mengenai organ pernafasan yaitu paru2, dmn paru2 mengalami penurunan ekspansi, saat bernafas paru2 tdk bekerja secara optimal,secara otomatis untuk memnuhi kebutuhan udara kerja paru2 meningkat. Pertukaran gas adl keadaan ketika seorang individu mengalami penurunan jalannya gas ( O2 dan CO2 ) yang aktual ( atau dapat mengalami potensial ) antara alveoli paru2 pada sistem vaskulaer jd bukan oragannya yang mengalami g3uan.

7. Apakah ada komplikasi pada pemasangan selang dada?

Jawab : ada, slah satunya Tension Pneumothorak, itu terjadi karena sumbatan pada selang dada. Dalam pemasangan selang tsb harus benar2 diperhatikan keluarnya darah / udara yang keluar dari thorak, pada umumnya stelah operasi dlm 24 jam pertama perdarah mencapai 500-800 cc, jika perdarahan dlm 1 jm melebihi 3cc/kg/jam, maka harus dilakukan Torakotomi.

8. Kapan pemasangan selang tsb dinyatakan berhasil?

Jawab : apabila

a. Paru sudah mengembang penuh pada pemeriksaan fisik dan radiologi

b. Darah cairan tidak keluar dari WSD / Bullow drainage.

c. Tidak ada darah/pus/udara dari selang WSD

9. Intervensi keperawatan yg utama pada Dx utama apa saja?

Jawab :

Identifikasi etiologi /factor pencetus, contoh kolaps spontan, trauma, infeksi, komplikasi ventilasi mekanik.  Evaluasi fungsi pernapasan, catat kecepatan/pernapasan serak, dispnea, terjadinya sianosis,   perubahan tanda vital. Awasi kesesuaian pola pernapasan bila menggunakan ventilasi mekanik dan catat perubahan   tekanan udara. Auskultasi bunyi napas. Catat pengembangan dada dan posisi trahea. Kaji fremitus. Kaji adanya area nyeri tekan bila batuk, napas dalam. Pertahankan posisi nyaman (peninggian kepala tempat tidur).

10. Jelaskan mengapa bisa terjadi sianosis pada hemotorak?

Jawab : sianosis ( warna kebiruan pada jaringan kulit ) adalah kadar O2 dijaringan yg menurun, dmn kasus ini sudah jelas bahwa hemothorak adalah keluarnya darah dlm rongga thorak, dmn dlm darah banyak terdapat komponen2 spt Hb dan O2,jika terjadi perdarahan terus menerus makan darah banyak yg keluar & O2 pun juga banyak yg ikut keluar, ditambah lagi organ pernafasannya yg kerjanya tidak optimal untuk memenuhi, hal ini bisa menyebabkan sianosis pada jaringan kulit.